Kumpulan Ide Bisnis Kreatif dan Peluang Usaha Terbaru

Cara Menghasilkan Uang Dari Hobi Traveling

Di zaman now, traveling menjadi sebuah hobi yang sepertinya menular. Hal ini tak lepas dari acara-acara tv bertema traveling yang sering tampil pada jam-jam utama penayangan. Selain itu perkembangan smartphone yang begitu pesat, memudahkan orang untuk mengabadikan setiap momen yang mereka lalui, termasuk ketika jalan-jalan atau traveling.

Namun sayang, masih banyak yang menyimpan hasil jepretannya ketika traveling hanya dengan sebaris kalimat di medsos, bahkan malah ada juga beberapa yang hanya menyimpannya di hardisk laptop maupun smartphone.

Hobi traveling yang saya maksud bukan hanya pergi ke luar negeri, naik pesawat, tidur di hotel berbintang dan menikmati hidangan restoran mewah. Lebih dari itu,  jalan-jalan sore menikmati keindahan kota, menghabiskan waktu weekend dengan mengunjungi tempat-tempat di kotamu yang selama ini belum pernah kamu kunjungi atau sekedar menikmati batagor yang ada di sekitar. Hal-hal semacam itu sudah termasuk kegiatan traveling yang bisa kamu kembangkan untuk menghasilkan uang.

Caranya adalah dengan menceritakan berbagai pengalamanmu itu dalam sebuah travel blog. Membuat travel blog pun cukup mudah, siapa saja bisa membuatnya hanya dengan beberapa langkah, tanpa memandang latar belakang pendidikan, profesi maupun usia.

Yang terpenting kamu bisa mengemas cerita jalan-jalanmu dengan menarik. Jika kamu tidak terbiasa menulis atau bercerita, saya akan membantu membiasakannya dengan langkah-langkah yang sederhana.

Dalam artikel ini saya akan memberikan langkah-langkah untuk membuat travel blog dan kemudian mengisinya dengan tulisan-tulisan yang menarik dan berpotensi menghasilkan uang.

Kenapa travel blog?

Travel blog merupakan blog atau website yang berisikan artikel-artikel tentang kegiatan traveling yang kamu lakukan. Travel blog dapat diakses semua orang lewat internet. Sehingga orang-orang dari berbagai wilayah di Indonesia, bahkan dunia, bisa membaca artikel-artikel yang telah kamu buat.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan Think With Google dengan 5.000 responden pada tahun 2014, menunjukkan bahwa 65% wisatawan dengan tujuan berlibur dan 69% wisatawan dengan keperluan bisnis menggunakan internet untuk memutuskan tujuan dan bagaimana cara mereka bepergian.

Ketergantungan mereka pada internet dalam mencari informasi wisata lebih besar daripada pencarian dengan media lain. Google menjadi solusi yang ampuh untuk mencari berbagai info wisata. Google merupakan mesin pencari dengan market share terbesar di dunia, kurang lebih sekitar 65%. Jumlah ini tentu sangat besar, ada sekitar 100 miliar pencarian di google tiap bulannya.

Nah, itulah salah satu alasan kenapa harus membuat travel blog, yaitu agar blogmu mudah muncul di pencarian google. Dengan terindeksnya travel blog kamu di google, tentu akan berpotensi mendapatkan banyak pengunjung. Pengunjung itulah yang nanti akan berpotensi mendatangkan penghasilan bagimu.

Gabungkan Travel Blog dengan Media Sosial

Maraknya penggunaan media sosial seperti facebook, instagram, twitter hingga youtube membuat orang beranggapan bahwa dengan memiliki akun di berbagai medsos tersebut, mereka telah memiliki identitas di dunia online. Cerita travelingmu memang bisa diposting di berbagai media sosial itu, namun menjadi tidak lengkap kalau belum ditulis di travel blog.

Hal ini karena medsos memiliki keterbatasan dalam menyampaikan cerita jalan-jalanmu. Dimulai dari facebook. Postingan yang kamu buat di facebook sebagian besar hanya dapat dilihat oleh teman-temanmu sendiri. Facebook memang memiliki fasilitas pencarian, namun pencariannya terbatas. Pun demikian jika kamu menggunakan instagram.

Twitter menawarkan fasilitas lebih yaitu adanya trending topic yang selalu berganti tiap harinya. Tulisan jalan-jalanmu bisa saja menjadi tren, namun sayang karakter tulisannya terbatas.

Video youtube pun dapat kamu gunakan. Lewat youtube kamu bisa bebas mengekspresikan diri, menceritakan pengalaman jalan-jalanmu layaknya presenter acara traveling. Namun, narasi lisan saja kurang cukup. Kamu butuh informasi statis berupa teks untuk menambah ketertarikan para pengunjung.

Dengan travel blog, kamu bebas mengintegrasikan semua media sosial yang kamu miliki. Bagikan artikel-artikel yang telah kamu tulis di travel blog ke facebook, instagram, twitter hingga youtube. Hal ini bisa menaikkan posisi travel blog kamu di pencarian google yang secara otomatis juga akan meningkatkan pengunjung.

Beberapa contoh kisah sukses pemilik travel blog

Travel blog mungkin menjadi suatu hal yang baru bagimu dalam menghasilkan pundi-pundi uang. Kamu tentu belum percaya 100% jika travel blog benar-benar bisa menghasilkan uang. Baiklah, untuk menuntaskan rasa penasaranmu, berikut ini saya sajikan kisah dari 2 orang pemilik travel blog yang telah sukses menghasilkan uang dari hobinya tersebut.

Dimulai dengan travelerien.com. Blog yang dimiliki oleh Mbak Katerina ini konsisten menulis tentang traveling sejak 2012 lalu. Memulai travel blog tak harus mencari tempat-tempat yang jauh dan mahal untuk dijadikan bahan artikel. Kamu bisa memulainya dengan hal yang sederhana, mereview roti misalnya.
Roti ayam bakso dan pia durian / gambar via travelerien.com
Akhir-akhir ini saya suka membaca travel blog Mbak Katerina. Artikel-artikel yang ditulis sangat enak dibaca, ngalir dan tidak dibuat-buat. Dan yang lebih keren lagi, Mbak Katerina konsisten untuk terus mengupdate blognya. Jadi nggak bosen, selalu ada cerita baru dari Mbak Katerina.

Beliau menceritakan pengalaman jalan-jalannya secara rinci, apa adanya, jujur. Meski artikelnya panjang-panjang, namun saya selalu betah membacanya paragraf demi paragraf. Padahal sebelumnya saya sering ogah-ogahan untuk baca artikel yang panjang seperti itu.

Tiap kata yang disusun selalu membius saya untuk nagih membaca artikel lainnya dari travelerien.com. Dengan segala pesona yang ditampilkan Mbak Katerina dalam travelerien.com, tak heran jika beliau sudah menjuarai 18 lomba blog dengan hadian jutaan rupiah. Menjadi kontributor di 78 majalah cetak. Beberapa kali diundang dalam festival blogger dan menjadi narasumber workshop tentang blog di berbagai tempat. Direview oleh beberapa website besar sebagai rujukan blog travel keren sekaligus terpopuler. Dan masih banyak lagi prestasi lainnya dari Mbak Katerina yang di masa depan tentu akan terus bertambah mengingat jam terbang beliau yang begitu tinggi sebagai travel blogger.

Dari ulasan tersebut sudah menggambarkan bagaimana sebuah travel blog bisa menghasilkan uang. Selain itu saya juga melihat Mbak Katerina seringkali mendapatkan endorsement dari berbagai brand untuk mereview produk mereka.

Mbak Katerina juga memasang iklan dari google adsense di blognya. Hal ini tentu menghasilkan tambahan pendapatan tersendiri bagi beliau.

Travel blog keren selanjutnya yang juga sukses mendulang pundi-pundi penghasilan adalah jajanbeken.com. Blog yang dihiasi dengan banyak cerita traveling sekaligus makanan oleh Mas Adieguno dan Mas Bona ini telah berkali-kali menjuarai lomba blog, bekerjasama dengan puluhan partnership, dan seperti pemilik travelerien.com, jajanbeken.com juga menjadi narasumber dalam suatu workshop.

Membaca artikel di jajanbeken.com seakan mempelajari manual book untuk traveling. Semuanya tersaji secara lengkap dan rinci. Yang paling saya suka, setiap alamat yang disertakan dalam artikel langsung dicantumkan google mapsnya, sehingga saya bisa langsung melacaknya seketika, tak perlu kelamaan nulis alamat secara manual di google maps.

Selain itu, jajanbeken.com juga selalu memberikan rating serta cerita tentang berbagai fasilitas dari tempat makan yang mereka singgahi. Hal ini tentu memudahkan para pembaca untuk mendapatkan gambaran lebih detail dari tempat makan yang direview.

Bagaimana membuat konten travel blog yang menarik

Melihat contoh-contoh kesuksesan para travel blogger di atas, tentu sudah semakin memantapkan hatimu untuk menjadi travel blogger sukses selanjutnya. Sebagaimana diketahui, artikel merupakan inti dari kesuksesan sebuah travel blog.

Lantas artikel seperti apa yang cocok dijadikan konten dari sebuah travel blog? Tulisan tentang apa yang menarik pengunjung travel blog?

Dengan mempelajari ulasan dari contoh travel blog yang sukses di atas, dapat diambil kesimpulan mengenai konten yang menarik untuk travel blog. Idelanya harus memuat 3 aspek berikut :

1. Foto dan video

Pengunjung tentu ingin melihat hal-hal yang kamu ceritakan dalam blog. Oleh karena itu agar konten sebuah travel blog mampu menarik banyak pengunjung, minimal harus disertakan foto dari kegiatan jalan-jalan yang kamu lakukan. Jika memungkinkan, kamu juga boleh menyertakan video dalam postingan travel blog yang kamu miliki.

2. Lokasi

Selain alamat yang kamu tulis di blog, kamu juga bisa menyertakan lokasi traveling yang kamu ceritakan dengan google maps. Hal ini akan sangat membantu pembaca menemukan lokasi yang kamu maksud dengan cepat. Mereka pasti akan sangat berterimakasih kepadamu. Sebagai imbasnya, mereka akan menjadi pengunjung loyal yang siap meramaikan travel blogmu.

3.  Informasi penting lain

Selain 2 aspek di atas, kamu juga harus menyertakan hal-hal lainnya yang tak kalah penting, yaitu mengenai harga, kekurangan dan kelebihan dari tempat yang kamu review, fasilitas hingga rating.

Cara membuat travel blog

Membuat travel blog tidak sesulit yang dibayangkan. Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah menyewa domain dan hosting. Domain digunakan untuk menamai blog. Seperti contoh di atas, domainnya adalah travelerien.com, jajanbeken.com. Sedangkan hosting adalah tempat menyimpan tulisan, foto, video dan hal lainnya dalam blog.

Domain dan hosting bisa kamu dapatkan di Niagahoster. Dengan harga yang terjangkau, kamu sudah bisa memiliki travel blog yang bisa diakses 24 jam selama seminggu. Hal ini karena server uptime dari Niagahoster mencapai 99,9%. Server uptime yang lemah bahkan sering mati, akan membuat blogmu tidak bisa diakses. Dengan kata lain, blog akan mengalami penurunan pengunjung.

Kecanggihan hosting di Niagahoster tak perlu diragukan lagi. Niagahoster menggunakan data center terbaik untuk layanan hosting IIX terbaik. DCI Indonesia dipilih oleh Niagahoster sebagai data center layanan hostingnya. DCI merupakan data center bersertifikat Tier-4 berstandar Internasional & merupakan bagian dari Equinix penyedia data center terbaik di Dunia yang berkualitas tinggi dan handal dengan jaminan uptime 99.999%.

Saat artikel ini saya buat, Niagahoster sedang memberi diskon untuk pembelian hosting. Hanya dengan Rp. 19.800/bulan, kamu sudah bisa memiliki hosting tangguh dari Niagahoster. Untuk paket di atasnya seharga Rp. 44.800/bulan, kamu malah sudah mendapatkan gratis domain selamanya.

Kelebihan lain yang saya suka dari Niagahoster adalah respon teknisinya yang begitu cepat dan cekatan dalam menangani masalah seputar blog yang dialami para kliennya. Saya pernah mengalami sendiri hal ini. Meski saya termasuk pelanggan biasa, bukan pelanggan dengan pilihan paket tertinggi, namun ketika saya menanyakan masalah teknis tentang blog, Niagahoster menjawabnya dengan cepat dan tepat. Meski beberapa kali sering menanyakan hal-hal teknis, jawaban yang diberi selalu memuaskan.
Soal kecanggihan serta daya tahan hosting di Niagahoster, kamu tak usah khawatir. Niagahoster menggunakan data center terbaik untuk layanan hosting IIX terbaik. DCI Indonesia dipilih oleh Niagahoster sebagai data center layanan hostingnya. DCI merupakan data center bersertifikat Tier-4 berstandar Internasional & merupakan bagian dari Equinix penyedia data center terbaik di Dunia yang berkualitas tinggi dan handal dengan jaminan uptime 99.999%. Sumber artikel : http://anaxkolonx.blogspot.com/2018/03/rekomendasi-web-hosting-murah-terbaik.html
Soal kecanggihan serta daya tahan hosting di Niagahoster, kamu tak usah khawatir. Niagahoster menggunakan data center terbaik untuk layanan hosting IIX terbaik. DCI Indonesia dipilih oleh Niagahoster sebagai data center layanan hostingnya. DCI merupakan data center bersertifikat Tier-4 berstandar Internasional & merupakan bagian dari Equinix penyedia data center terbaik di Dunia yang berkualitas tinggi dan handal dengan jaminan uptime 99.999%. Sumber artikel : http://anaxkolonx.blogspot.com/2018/03/rekomendasi-web-hosting-murah-terbaik.html

Hal inilah yang selalu membuat saya percaya diri ketika merekomendasikan Niagahoster ke teman-teman. Dengan garansi 30 hari uang kembali, maka tak ada keraguan lagi untuk memilih Niagahoster sebagai tempat menyewa domain dan hosting.
Macam-macam pilihan paket hosting dan domain di Niagahoster


Tips memilih domain

Dalam memilih domain untuk dijadikan nama blog, ada beberapa hal yang perlu diterapkan agar domain yang dipilih terlihat menarik.

1. Pilih niche

Niche bisa berarti tema. Namun temanya lebih spesifik. Misal jika travel blogmu ingin membahas tentang makanan, nichenya bisa berupa makanan tradisional, makanan cepat saji. Contoh lain jika kamu ingin memilih tema wisata, nichenya bisa berupa wisata alam, wisata modern dan sebagainya. Sebelum menentukan niche, pastikan bahwa niche yang akan kamu pilih bisa dikembangkan sehingga tidak membuatmu kehabisan ide untuk bahan artikel lainnya di kemudian hari.

2. Pendek dan mudah diingat

Cukup 1 atau 2 kata saja untuk memberi nama pada travel blog yang akan kamu buat. Seperti contoh di atas misalnya, jajanbeken.com. Terdiri dari 2 kata yaitu jajan dan beken. Bisa juga 1 kata tapi memiliki makna tertentu bagimu. Sebagai contoh travelerien.com. Usahakan dalam memberi nama blog, terdapat kata yang berhubungan dengan niche travel blogmu. Jika kekurangan kata, kamu bisa mencari inspirasi di kamus.

3. Hindari tanda hubung dan angka

Dalam memberi nama pada travel blog, sebisa mungkin hindari penggunaan tanda hubung dan angka. Misalnya : traveler-sejati_1987.com, 182-pemburu-makanenak.com. Nama travel blog seperti itu tentu tidak enak untuk dibaca. Coba dieja satu persatu. Nggak enak dan kepanjangan bukan? Cukup merepotkan tatkala kamu ingin memberitahukan alamat tersebut pada teman-teman.

Setelah menentukan nama yang tepat untuk travel blogmu, kamu bisa daftarkan di sini.

Instalasi wordpress

Pada tahap ini saya anggap kamu sudah memiliki domain dan hosting. Langkah selanjutnya adalah menginstal wordpress pada hosting tersebut. Wordpress merupakan platform untuk membuat blog. Sangat mudah dioperasikan, sekalipun kamu bukan seorang ahli komputer. Dengan adanya ribuan tema dan puluhan ribu plugin yang disediakan wordpress, akan membuat travel blogmu semakin maksimal dalam meningkatkan pengunjung.

Kamu bisa mendapatkan wordpress secara gratis melalui Niagahoster. Setelah terinstal, sambungkan dengan domain yang kamu miliki. Untuk teknis instalasinya, kamu bisa baca lebih lengkap di sini dan di sini.

Memulai postingan pertama

Setelah wordpress terinstal, kamu sudah memiliki tempat untuk menuangkan cerita jalan-jalanmu. Segera buat postingan pertamamu. Jika bingung, kamu bisa memulainya dengan cerita sederhana, cerita jalan-jalan di sekitar rumahmu misalnya.

Tuliskan pengalaman dan kesan pribadi tentang tempat-tempat yang kamu kunjungi atau makanan yang kamu pesan. Sampaikan apa yang kamu lihat dan rasakan secara objektif. Jika kamu menemui hal-hal yang kurang memuaskan, sampaikan secara elegan. Tak perlu menghujat atau membully. Beri masukan yang baik. Dengan cara ini suasana positif akan tetap terjaga, dan bukan tak mungkin kamu akan mendapatkan ucapan terima kasih. Bisa jadi dari hal ini terbangun kerjasama saling menguntungkan dikemudian hari.

Jangan lupa untuk memberikan rating pada tempat-tempat yang kamu kunjungi. Beberapa hal yang bisa kamu beri rating misalnya suasana, pelayanan, hingga rasa. Kamu bisa memberikan penilaian rating mulai dari cukup-lumayan-bagus.

Lengkapi dengan harga dari setiap menu yang kamu cicipi, atau biar lebih lengkap, harga dari semua menu yang ada juga lebih bagus untuk disertakan. Jika yang kamu kunjungi merupakan tempat wisata, sertakan semua biaya untuk wahana-wahana yang ada di sana.

Untuk lokasi, kamu bisa menuliskannya berupa alamat lengkap, bagaimana cara menuju kesana, akomodasi apa saja yang diperlukan dan lain-lain. 

Integrasi dengan media sosial

Integrasi merupakan penggabungan. Jika travel blogmu sudah jadi, agar mendapatkan pengunjung lebih banyak, kamu harus mengintegrasikan dengan media sosial. Ada beberapa media sosial yang bisa kamu integrasikan dengan travel blog, antara lain : facebook, twitter, youtube, instagram.

Dimulai dengan memasang tombol share ke media sosial pada setiap postingan di travel blogmu. Kamu bisa memasang plugin share media sosial di wordpress secara gratis. Jika artikel yang kamu buat di travel blog sangat menarik, maka para pembaca blog tidak akan segan untuk membagikannya pada teman-teman mereka di media sosial. Tentu sangat mengasyikkan bukan jika artikel di travel blogmu bisa viral?

Kamu juga bisa membagikan tiap artikel pada travel blogmu pada media sosial yang kamu miliki. Terlebih media sosialmu mempunyai banyak teman, follower atau subscriber. Maka artikel blogmu akan cepat mendapatkan pengunjung dalam jumlah yang banyak.

Tipe postingan yang bisa dikembangkan

Postingan artikel merupakan jantung dari sebuah travel blog. Dia yang menggiring orang-orang untuk mengunjungi travel blogmu, menjadi pengunjung loyalmu, memviralkan artikelmu yang pada akhirnya secara tak langsung akan menghasilkan pundi-pundi uang.

Setidaknya ada 5 tipe postingan yang bisa dikembangkan, sehingga tidak khawatir kehabisan ide.

1. Cerita personal

Ceritakan apa saja pengalaman yang kamu miliki. Mulai dari kesenangan, keseruan, kegilaan bahkan kesialan yang kamu alami. Asalkan diceritakan dengan jujur dan apa adanya, saya yakin banyak pembaca yang akan menyukai tulisanmu.

2.  Review

Review disebut juga ulasan. Ketika traveling ke berbagai tempat sekaligus mencicip kuliner yang ada di sana, kamu tak melulu harus mengulas tentang rasa ataupun suasana di tempat tersebut. Agar lebih menarik, kamu bisa juga mengulas mengenai bumbu, cara masak, hingga sejarahnya.

3. Tips dan trik

Tips dan trik selalu menjadi daya tarik tersendiri bagi semua orang. Setiap kali melakukan traveling, kamu pasti mendapatkan pengalaman baru. Dari pengalaman tersebut, seringkali memunculkan tips dan trik tertentu. Biarkan orang lain belajar langsung dari pengalamanmu lewat tips dan trik yang kamu bagikan.

4. Tutorial

Langkah-demi langkah dalam melakukan sesuatu disebut tutorial. Banyak orang suka dengan artikel berjenis tutorial. Karena artikel ini seringkali mampu memecahkan kesulitan yang dialami orang lain. Sebagai contoh artikel dengan judul Langkah-langkah hemat biaya berlibur ke Bali lewat jalur darat. Semakin banyak orang terpecahkan masalahnya dengan artikel tutorial yang kamu buat, kredibilitasmu sebagai travel blogger akan semakin menaik. Seiring naiknya kredibilitasmu, biasanya banyak para pembaca yang request dibuatkan artikel jenis tutorial lainnya. Jadi kamu nggak perlu repot-repot nyari bahan untuk artikel selanjutnya.

5. Rangkuman berita dan cerita

Jika kamu memiliki banyak artikel atau berita yang ingin dibagikan, namun bingung harus mulai dari mana, kamu bisa merangkumnya. Misalnya Rangkuman (kaleidoskop) event kesenian di Jogja selama 2017. Kaleidoskop seperti ini bisa dibuat juga secara bulanan.

Bagaimana travel blog bisa menghasilkan uang

Pembahasan ini tentu menjadi bagian yang sangat ditunggu-tunggu para pembaca. Kalau kamu mencermati dari awal artikel terutama ketika menceritakan contoh-contoh orang sukses dengan travel blognya, saya sudah sedikit menyinggung tentang bagaiamana travel blog bisa digunakan sebagai media untuk menghasilkan uang.

Yang pertama harus dilakukan adalah memperbanyak pengunjung. Maka dari itu dari awal saya selalu menekankan untuk memperbanyak pengunjung. Mulai dari membuat artikel yang disukai pengunjung, integrasi dengan media sosial, hingga artikel seperti apa yang bisa dikembangkan.

Berikut ini ada 3 cara efektif yang bisa dilakukan untuk menghasilkan uang melalui travel blog :

1. Iklan

Ada 2 tipe iklan yang bisa kamu andalkan untuk menghasilkan uang dari travel blog. Yang pertama adalah iklan mandiri. Bisa berupa banner atau review di artikel. Buat sebuah postingan bahwa travel blogmu menerima pemasangan iklan. Jika berupa banner, kamu bisa memasangnya di sidebar (bagian samping blog), header (bagian atas), atau di footer (bagian bawah). Semakin besar ukuran banner, semakin mahal biaya pemasangannya. Jika berupa review artikel, maka kamu akan mempromosikan iklan dari klien dengan tulisan yang diposting pada blog.

Agar lebih banyak mendapatkan pundi-pundi uang melalui travel blog, kamu juga bisa bekerjasama dengan periklanan seperti Google Adsense. Kamu tentu tidak perlu ragu dengan salah satu produk google ini. Google adsense menjembatani para advertiser untuk menyebarkan iklannya pada para blogger. Blogger akan dibayar jika ada iklan adsense yang mendapatkan klik pada blognya. Agar pembayaran bisa cair tiap bulan, setidaknya kamu harus mendatangkan pengunjung sebanyak 10.000 tiap harinya.

2. Affiliate marketing

Dengan metode ini, kamu bisa menghasilkan uang melalui travel blog dengan mempromosikan produk yang membuka tawaran afiliasi. Seperti di Niagahoster, mereka membuka afiliasi dengan komisi mencapai 70% dari nilai transaksi.

Jadi jika ada pembelian melalui link afiliasimu, entah yang dipasang sebagai banner maupun pada artikel, kamu akan mendapatkan komisi seperti perjanjian yang telah disetujui sebelumnya. Karena blognya bertema traveling, kamu bisa berafiliasi dengan website yang menjual produk-produk pendukung traveling. Mulai dari tas, sepatu, kamera, dan lain-lain.

3. Jual foto

Kamu dapat menjual foto cetak pada para pengunjung blog sebagai hiasan. Terlebih jika fotomu terlihat unik dan menarik, harganya tentu akan mahal. Jika mencetak foto terlalu merepotkan, kamu bisa menjual lisensi foto ke berbagai media cetak. Bisa berupa koran, majalah atau yang lainnya. Kamu juga bisa menjual lisensi foto secara online melalui shutterstock.com hingga national geographic!

Cara mengukur kesuksesan blog

Setelah bekerja keras membangun blog, tentu perlu diadakan evaluasi. Apabila telah berhasil melampaui target yang dibuat, maka bisa dikatakan kamu telah sukses dalam membangun travel blog. Selain itu dengan adanya evaluasi, akan memudahkanmu dalam menentukan hal-hal apa saja yang akan dilakukan selanjutnya agar pengunjung travel blog lebih meningkat lagi.

Untuk mengukur kesuksesan travel blog, kamu bisa mengintegrasikan blogmu dengan Google Analytics. Setidaknya ada 5 acuan yang bisa dilihat dalam mengukur kesuksesan travel blog :

1.  Unique Visitor

Unique visitor bisa diartikan sebagai pengunjung yang berbeda. Itulah jumlah pengunjung blog yang sesungguhnya. Sebab jika seseorang telah mengunjungi travel blogmu, kemudian dia membuka beberapa artikel, maka unique visitornya akan tetap dihitung 1, meski si pengunjung ini telah membuka blog berkali-kali. Jika unique visitor masih rendah, kamu bisa melakukan promosi travel blog.

2.  New and returning visitor

New visitor merupakan pengunjung baru, sebaliknya returning visitor adalah pengunjung yang dulu sudah pernah berkunjung ke blogmu, dan sekarang mengunjungi blogmu lagi. Dengan banyaknya returning visitor yang datang, mengindikasikan bahwa promosi travel blog yang kamu lakukan berhasil.

3. Trafik dari search engine

Mendapatkan pengunjung dari search engine seperti google merupakan suatu kebanggan tersendiri. Karena pengunjung dari search engin merupakan pengunjung organik. Dengan kata lain pengunjung tersebut datang sendiri tanpa kita melakukan promo lewat media sosial misalnya. Jika trafik dari search engine hanya sedikit dibandingkan trafik dari media sosial, kamu bisa mulai menambah target kata kunci lainnya di blogmu.

4. Pages per visit

Pages per visit yang tinggi menunjukkan bahwa para pengunjung suka dengan artikel yang kamu tulis pada blog. Sehingga tak hanya betah di satu artikel saja, tapi pengunjung juga membuka artikel pada page (halaman) lain di blogmu.

5.  Interaksi sosial

Adanya komentar, like dan share pada artikel blog yang kamu bagikan ke media sosial, menandakan bahwa postinganmu memang menarik dan berpotensi viral. Maka dari itu, hargailah para netizen yang berkomentar di media sosial atas postingan blogmu dengan komentar yang asyik. Hal ini bisa meningkatkan loyalitas pengunjung yang pada akhirnya bisa memviralkannya.

Inilah akhir postingan saya tentang cara menghasilkan uang dari hobi traveling. Siapa sangka hobi jalan-jalan ternyata bisa menghasilkan uang. Salah satu pekerjaan paling menyenangkan di dunia adalah mengerjakan hobi dan memperoleh penghasilan dari hobi tersebut.

Jangan membayangkan rumitnya membuat travel blog. Mulailah dengan postingan sederhana, bisa berupa ceritamu ketika makan roti ayam, mencicipi bakso beranak di perempatan, atau mencoba mie ayam pangsit yang lewat di depan rumah.

Asal dikerjakan dengan tekun, konsisten, serta diiringi doa, InsyaaAllah travel blog akan lebih mudah menghasilkan pundi-pundi uang. Selamat mencoba. (adv)

0 Komentar untuk "Cara Menghasilkan Uang Dari Hobi Traveling"

Silakan bertanya dan berdiskusi tentang artikel di atas pada kotak komentar di bawah ini. Dengan senang hati saya akan menanggapinya semaksimal mungkin.

Back To Top
close