Kumpulan Ide Bisnis Kreatif dan Peluang Usaha Terbaru

Pusat Furnitur Semarang Jawa Tengah

Pusat furnitur Semarang - Jawa Tengah ternyata juga menyimpan banyak potensi furnitur layaknya di Jakarta dan Jogja. Setelah menulis tentang furnitur di Jepara yang juga terkenal dengan keindahan ukirannya, kota lain di Jawa Tengah, tepatnya di Semarang juga memiliki pusat furnitur layaknya Jepara.

Furnitur di Semarang seringkali disebut dengan istilah mebel afal. Disebut demikian karena bahan baku yang digunakan kebanyakan merupakan bahan limbah yang diambil di sekitar Semarang. Meski demikian, tidak semua furnitur dibuat menggunakan bahan limbah pabrik, biasanya disesuaikan dengan pesanan konsumen.

Kerajinan furnitur di Semarang ini potensinya cukup besar. Hal ini bisa dilihat dari banyaknya pelaku usaha baru yang bermunculan, dari semula yang terfokus di kawasan Lamper Tengah, kini sudah meluas hingga ke beberapa wilayah lain di Semarang, seperti Ngaliyan, Gajahmada, dan sekitar Jalan Sultan Agung Semarang.
Lemari, salah satu furnitur di daerah Semarang / gambar sekedar ilustrasi

Produk Kerajinan Pusat Furnitur Semarang

Produk kerajinan furnitur di Semarang ini memiliki banyak ragam, mulai dari furnitur dapur, ruang tamu hingga furnitur perlengkapan kantor. Harganya juga bervariasi tergantung jenis produk.

Untuk kitchen set ditawarkan dengan harga Rp. 1,2 juta/meter, loker ukuran 110 x 130 ditawarkan dengan harga Rp. 2 juta, almari besar Rp. 2,5 juta, almari berbahan MDF Rp. 1 juta sampai Rp. 2 juta, 1 set meja kursi Rp. 2 juta sampai Rp. 3 juta, meja kantor mulai harga Rp. 800rb hingga Rp. 1 juta, meja rapat ukuran 4,5 meter Rp. 6 juta, rak sepatu panjang untuk sekolah Rp. 1,5 juta sampai Rp. 2 juta.

Selain produk-produk tersebut, beberapa pelaku usaha juga menerima pesanan furnitur bawah tangga dan juga panggung dekorasi. Harga tergantung besar kecilnya space pengerjaan. Sistem pembayaran biasanya dilakukan dengan tunai atau DP sesuai kesepatakan.

Pemasaran Furnitur Semarang

Walau hanya mengandalkan pemasaran secara tradisional (gethok tular / dari mulut ke mulut), sebagian besar pelaku usaha terus merasa kewalahan dalam mencukupi kebutuhan pasar. Beragam pesanan juga beraneka ragam, mulai dari kitchen set, locker kantor hingga panggung dekorasi.

Ragam bentuk yang menarik serta harganya yang cukup murah membuat kerajinan furnitur di Semarang ini berkembang pesat. Tak hanya dari Semarang saja, pembelinya pun banyak yang datang dari luar Jawa Tengah, seperti Jakarta, Bandung, Bangka, Jawa Timur, Bali, Sumatera, Kalimantan, dan beberapa daerah lain di Indonesia.
Referensi : Tabloid Peluang Usaha edisi 02 Th XI 06-19 Nov 2015

0 Komentar untuk "Pusat Furnitur Semarang Jawa Tengah"

Silakan bertanya dan berdiskusi tentang artikel di atas pada kotak komentar di bawah ini. Dengan senang hati saya akan menanggapinya semaksimal mungkin.

Back To Top
close